Comscore Tracker

Enam Negara Lolos, Siapa Menyusul ke Babak 16 Besar?

Jalan masih panjang menuju final

Oleh Choki Sihotang

JAKARTA, Indonesia —Enam negara sudah memastikan diri melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, setidaknya sampai saat ini, Senin, 25 Juni.

Keenam negara tersebut adalah tuan rumah Rusia, Uruguay, Prancis, Kroasia, Belgia, dan Inggris. Masing-masing tim mengantongi enam poin, hasil dari dua laga yang sudah dilakoni.

Sementara, tiga tim besar yakni Argentina (dua kali juara), Jerman (empat kali juara), dan Spanyol (sekali juara), masih menunggu nasib, berharap bisa memenangkan duel pamungkas babak penyisihan.

Harus menang

Argentina baru mengemas satu poin dari dua laga. Imbang 1-1 melawan Islandia, dibantai Krosia 3-0. Jerman kalah 0-1 dari Meksiko, namun menang 2-1 atas Swedia. Sementara, Spanyol, ditahan Portugal 3-3 lalu akhirnya bisa mengatasi Iran 1-0. 

Argentina, 27 Juni, duel hidup mati melawan Nigeria. Tak ada jalan lain, Lionel Messi dan kawan-kawan harus menang. Itupun dengan catatan, Islandia harus bisa mengalahkan Kroasia selaku pemuncak klasemen sementara Grup D. Dengan kata lain, sangatlah tipis peluang Argentina guna lolos ke babak berikutnya.

Demikian pula Jerman, ditantang Korea Selatan pada laga terakhir Grup F di Kazan Arena. Jerman di posisi kedua, di bawah Meksiko. Meksiko, kendati mengepak enam poin, posisinya belumlah aman. El Tri harus pula bisa menyudahi duel terakhir vs Swedia dengan kemenangan. Ini untuk mengantisipasi jika Jerman mengandaskan Korea Selatan lebih dari satu gol.

Apa kabar, Spanyol? La Furia Roja yang bersaing dengan Portugal di Grup B, mematok angka penuh saat berhadapan dengan Maroko, Selasa (26/6) malam WIB. Skuad asuhan Fernando Hierro wajib menang, sebab selain Portugal, Iran juga punya kans lolos. 

Berdasarkan regulasi FIFA, hanya dua tim teratas dari setiap grup untuk berlaga di fase knock out.

Adapun negara yang sudah tersingkir adalah Mesir, Arab Saudi (Grup A), Maroko (Grup B), Peru (Grup C), Kosta Rika (Grup E), Tunisia, Panama (Grup G), pun Polandia (Grup H).

Persaingan ketat

Bagaimana persaingan di babak 16 besar? Jelas semakin ketat. Tak menutup kemungkinan, drama atau kejutan juga akan tercipta, seperti halnya di babak penyisihan. Artinya, tak ada garansi tim-tim unggulan melanggeng mulus.

Siapa yang menyangka Argentina dan Jerman maupun Brasil mengalami nasib apes saat laga pembuka? Begitu pula dengan Prancis, juara Piala Dunia 1998, susah payah mereka mengalahkan Australia (2-1). 

Menarik untuk ditunggu, nasib Jerman dan Spanyol, terlebih Argentina. Tentulah karena ada satu nama sentral di sana: Messi.

Selama memperkuat La Albiceleste, Messi belum sekalipun memenangkan turnamen besar. Messi nyaris memenangkannya pada 2014, namun Argentina kalah 0-1 di partai puncak melawan Jerman. Messi juga dua kali gagal di final Copa America, 2017 dan 2007.

Kini, di Rusia, Argentina kembali terancam gagal mengulangi sukes yang pernah dipahat pada dua Piala Dunia sebelumnya, 1978 dan 1986.

Jerman sendiri merupakan juara bertahan dan nasib "Tim Panser", bisa jadi, tak ubahnya kampiun-kampiun yang pernah tersisih di babak penyisihan. Juara bertahan yang pernah tersingkir yakni Spanyol (2014), Italia (2010 dan 1950), Prancis (2002), serta Brasil (1966). 

Masih panjang menuju final, memang. Babak 16 besar di depan mata. Siapa-siapa saja yang terdepak dan siapa pula yang melangkah ke babak selanjutnya, kita tunggu bersama. Satu yang pasti, tak ada yang pasti di sepak bola. 

—Rappler.com

Topic:

  • Yetta Tondang

Just For You