Comscore Tracker

Prediksi Brasil vs Belgia: Ketika Martinez memilih merendah

Jika sejarah dijadikan tolak ukur, Brasil masih lebih unggul

Oleh Choki Sihotang

JAKARTA, Indonesia —Roberto Martinez sadar betul siapa lawan yang akan dihadapi di babak delapan besar. Martinez memilih merendah, kendati Belgia telah menampilkan performa memukau dalam setiap duelnya di Piala Dunia 2018 Rusia. 

Jumat, 7 Juli Belgia akan menantang Brasil di Kazan Stadium. "Brasil merupakan tim favorit," kata Martinez, dikutip dari Reuters. 

Martinez tentu saja tidak sedang bercanda. Di pentas Piala Dunia, Brasil langganan juara. Sudah lima kali mereka memenangkannya, terbanyak dari negara manapun (1958, 1962, 1970, 1994, 2002). Belgia sendiri, sejak keikut sertaan mereka dari 1930, sekalipun belum pernah juara. Prestasi terbaik cuma tahun 1986: peringkat keempat.

Alasan lain memfavoritkan Brasil, skuat besutan Tite melimpah pemain bintang, dari belakang hingga depan. Ada Neymar JR, Thiago Silva (PSG), Phillipe Countinho, Paulinho (Barcelona), Willian (Chelsea), Firminho (Liverpool), dan Marcelo (Real Madrid).

Meski begitu, Belgia tak takut. Dengan alasan apapun, De Rode Duivels harus siap dengan kenyataan yang dihadapi. Jalan satu-satunya, bertarung dengan sekuat tenaga. "Kami juga menargetkan kemenangan. Ini adalah pertandingan impian pemain kami," kata Martinez.

Siaga penuh

Line up Belgia sesungguhnya tak kalah kinclong. Sederet pemain wahid ada di sana. Katakanlah seperti Eden Hazard (Chelsea), De Bryune, Vincent Kompany (Manchester City), dan Fellaini serta Romelu Lukaku (Manchester United).

Belgia sebelumnya nyaris kalah dari Jepang di babak 16 besar. Tertinggal 0-2, Belgia akhirnya bisa membalikkan keadaan dan akhirnya memenangkan laga dengan skor 3-2. Ini membuktikan mental maupun semangat juang Hazard dan kawan-kawan layak diacungi jempol.

Brasil tetap siaga penuh, meski mendapat sanjungan setinggi langit dari Martinez. Tite, sang nakhoda, sudah menyiapkan ramuan khusus guna menjinakkan Hazard cs. yang dipastikan bakal tampil menggila. Seperti dikatakan Silva, Brasil jangan sampai memandang Belgia dengan sebelah mata. "Belgia tim hebat dan kuat. Kami memang difavoritkan, namun kami harus tetap kerja ekstra keras," kata Silva, kapten Selecao, dilansir Sportskeeda.

Bertaburnya pemain-pemain hebat di kubu kedua tim, maka tak salah jika duel layak disebut "Perang Bintang". Dengan strateginya masing-masing, pelatih akan putar otak bagaimana agar kemenangan bisa diraih. Sukses Brasil maupun Belgia lolos ke babak delapan besar, tak lepas dari peran pelatih. Tite sepertinya akan menerapkan pola kegemarannya, 4-3-3. Sementara, Martinez, 3-4-2-1. 

Jika sejarah pertemuan dijadikan tolok ukur, Brasil masih lebih unggul. Mereka menang tiga kali dari empat pertemuan. Satu di antaranya di ajang Piala Dunia.

Tapi Brasil jangan sampai terlena. Soalnya, Piala Dunia 2018 acapkali melahirkan drama dimana tim-tim unggulan justru terjerembab. Tiga tim besar sudah masuk koper terlebih dulu. Ketiganya adalah Spanyol, Argentina, serta juara bertahan Jerman. 

Ini tentulah alarm bagi Brasil. Lengah sedikit saja, Brasil bisa tamat. Pun begitu dengan Belgia, "Setan Merah" harus konsentrasi penuh. Brasil sudah sangat terlatih dan terbiasa tampil di turnamen besar dengan segala tekanannya. Mereka juga punya pendukung fanatik dan ini tentulah menjadi suntikan semangat bagi Neymar dan kawan-kawan. 

Perkiraan susunan pemain

Brasil: Alisson, Marcelo/Filipe Luis, Miranda, Silva, Fagner, Coutinho, Fernandinho, Paulinho, Neymar, Firmino, Willian

Pelatih: Tite

Belgia: Courtois, Alderweireld, Kompany, Vertonghen, Meunier, De Bruyne, Witsel, Carrasco, Mertens, Hazard, Lukaku

Pelatih: Roberto Martinez

Empat pertemuan terakhir

- 24 April 1963: Belgia vs Brasil 5-1 (Persahabatan)

- 02 Juni 1965: Brasil vs Belgia 5-0 (Persahabatan)

- 12 Oktober 1988: Belgia vs Brasil 1-2 (Persahabatan)

- 17 Juni 2002: Brasil vs Belgia 2-0 (Piala Dunia)

—Rappler.com

Topic:

  • Sakinah Ummu Haniy

Just For You