Comscore Tracker

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

Sebanyak 39 finalis akan memperebutkan mahkota Puteri Indonesia tahun ini

JAKARTA, Indonesia — Untuk ke-20 kalinya, tahun ini Mustika Ratu kembali menyelenggarakan Pemiihan Puteri Indonesia 2018 (PPI 2018) untuk memilih perempuan-perempuan yang akan mewakili Indonesia di ajang-ajang kecantikan internasional.

Sebanyak 39 finalis telah memulai karantina pada Rabu, 28 Februari kemarin, dan akan terus mempersiapkan diri sebelum pada malam final 9 Maret nanti akan dipilih seorang Puteri Indonesia 2018 yang menggantikan Puteri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani.

Siapa saja mereka? Berikut profil singkat seluruh finalis PPI 2018 yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

Sumatera

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

Aceh: Nandiya Deva Puspita Dewi

Perempuan berusia 23 tahun kelahiran tersebut pernah dinobatkan sebagai Indonesia Super Model Aceh pada tahun 2015. Setelah kehilangan ibunda dan adiknya dalam musibah tsunami tahun 2004, Nandiya pun belajar menjadi sosok yang kuat dan pantang menyerah. Ia saat ini masih tercatat sebagai mahasiswi ekonomi manajemen pemasaran di Universita Syiah Kuala Banda Aceh.

Sumatera Utara: Sri Bunga Rizky

Mahasiswi Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara ini pernah menjadi pemenang dalam kompetisi Face of Sumut Fashion Festival Model Search pada tahun 2017. Saat ini ia aktif tergabung dalam kegiatan sosial di panti asuhan dan berkeinginan mendirikan sebuah yayasan untuk anak-anak jalanan.

Sumatera Barat: Resti Asda Parwanti

Berusia 24 tahun, saat ini Resti bekerja sebagai Staf Ahli di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Dengan pengalamannya sebagai Staf Ahli di Komisi X Resti pernah membantu menjalankan program bantuan dair pemerintah kepada masyarakat serta memberikan edukasi politik. Resti merupakan lulusan Ilmu Politik dari Universitas Indonesia.

Riau: Firsi Alda Feligia

Anak pertama dari tiga bersaudara ini pernah dinobatkan sebagai Wajah Femina 2015. Masih tercatat sebagai mahasiswi administrasi di Telkom University, Firsi pernah terpilih sebagai duta kampus. Selain sebagai mahasiswi, perempuan 20 tahun ini juga aktif bekerja sebagai model.

Kepulauan Riau: Yessy Fouryana

Perempuan dengan tinggi 168 cm ini merupakan pramugari di salah satu maskapai Indonesia. Selain itu, Yessy juga pernah menjadi relawan komunitas Rumah Pohon di kota batam, yaitu komunitas tempat berkumpulnya para seniman, musisi, guru, dan pecinta alam, yang membantu dan mengajak anak kecil dan muda untuk mencintai alam sejak dini, salah satunya dengan menanam bakau.

Jambi: Amalia Soleha Syaihu

Sarjana Ekonomi dari Universitas Jambi ini aktif sebagai model sekaligus perancang busana yang telah meluncurkan brand-nya sendiri. Amalia juga aktif dalam kegiatan sosial dan tergabung dalam Sahabat Eksplorasi Suku Anak Dalam (SEAD) yang fokkus pada pendidikan dan bantuan sosial untuk masyarakat pedalaman di Jambi.

Sumatera Selatan: Berliana Permatasari

Perempuan 19 tahun yang masih tercatat sebagai Mahasiswi Ekonomi di Universitas Sriwijaya. Berli gemar mengikuti berbagai organisasi dan komunitas yang menjadikannya sebagai pribadi yang lebih peduli dengan lingkungan.

Bangka Belitung: Sonia Fergina Citra

Wanita kelahiran 27 April 1992 yang merupakan mahasiswi Sastra Inggris di Universitas Bina Nusantara ini memiliki hobi berolahraga muay thai, taekwondo, dan capoeira. Sonia pernah dinobatkan sebagai Miss Oriental Tourism Indonesia pada tahun 2012 lalu dan saat ini bekerja sebagai digital marketing executive.

Bengkulu: Wita Ayu Aflida

Tahun ini bukanlah kali pertama Mahasiswi Kedokteran Universitas Bengkulu ini mencoba peruntungannya di ajang Puteri Indonesia. Tahun 2015 lalu, Wita juga pernah mengikuti kompetisi di tingkat lokal, tapi sayangnya ia hanya berhasil meraih Runner-up 1 Puteri Indonesia Bengkulu 2015. 

Lampung: Shafira Bella Sukma

Mahasiswi Fakultas MIPA di Universitas Lampung ini merupakan juara 3 Muli Lampung 2017 sekaligus juara 2 Duta Museum Provinsi Lampung di tahun yang sama. Shafira aktif dalam kegiatan sosial yang diikutinya melalui Himpunan Mahasiswa Matematika di kampusnya.

Jawa

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

DKI Jakarta 1: Aura Febryannisa

Sarjana Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran ini merupakan model yang juga pernah mengikuti beberapa kontes kecantikan. Aura pernah tercatat sebagai Runner-up 2 di kompetisi Miss Earth Indonesia 2016. Ia juga mendapatkan gelar sebagai Best National Costum dalam kontes Miss Global Beauty Queen 2016.

DKI Jakarta 2: Asti Wulan

Perempuan 24 tahun ini pernah mencoba peruntungannya di kontes Miss Earth Indonesia 2016 dan berhasil dinobatkan sebagai Runner-up 1. Sarjana Hukum Universitas Diponegoro Semarang tersebut saat ini bekerja sebagai Asisten Manajer di salah satu bank di Jakarta.

DKI Jakarta 3: Mellisa Fortunita

Mellisa merupakan pengusaha muda yang juga berprofesi sebagai freelance model. Ia pernah menjadi Puteri Pariwisata DKI Jakarta 2 pada tahun 2017 dan merupakan Sarjana Hospitality Management dari Melbourne, Australia.

DKI Jakarta 4: Jesslyn

Perempuan 25 tahun ini telah berkecimpung di dunia modeling sejak ia berusia 14 tahun. Selain menjadi model, Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Bina Nusantara ini juga merupakan TV Host dan juga mendapatkan penghargaan dalam Panasonic Beauty Award 2013 di Korea Selatan.

DKI Jakarta 5: Agnes Tifani

Perempuan 22 tahun yang masih tercatat sebagai mahasiswi sekretaris di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi & Sekretaris Tarakanita ini pernah menjadi juara dalam kontes Miss Auto Show 2017. Sejak kecil perempuan dengan tinggi 22 tahun ini telah bermimpi untuk menjadi Puteri Indonesia.

DKI Jakarta 6: Karina Fariza Basrewan

Sebelum mengikuti ajang PPI 2018, Karina baru saja menyelesaikan studinya di Komunikasi Media & Politik University of Melbourne, Australia. Berasal dari keluarga yang memiliki kebudayaan berbeda menjadikan Karina sosok yang menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman.

Banten: Vania Fitryanti Herlambang

Vania yang saat ini berusia 21 tahun baru saja lulus dari Teknik Kimia di Institut Teknologi Bandung dengan predikat cumlaude. Perempuan kelahiran Madiun, 11 Februari 1997 ini memiliki hobi traveling sambil menikmati keindahan alam laut dengan snorkling.

Jawa Barat: Tria Devitasari

Sebelum mengikuti PPI 2018, mahasiswa Telkom University jurusan Sistem Informasi ini telah memiliki segudang pengalaman di dunia pageant. Tria merupakan Duta Earth Hour 2017 dan juga pernah menjadi Runner-up 2 di ajang Puteri Indonesia Jawa Barat 2016. Tria juga pernah dinobatkan sebagai Mojang Jajaka 2013 dan bagian dari Purna Paskibraka Indonesia 2012.

Jawa Tengah: Kidung Paramadita

Mahasiswi Magister Ilmu Pendidikan di Universitas Negeri Semarang ini merupakan juara dalam ajang Putri Cappriasi Jawa Tengah tahun 2013. Ia juga pernah menjadi Runner-up 1 dalam ajang Top Model Indonesia 2014. Kidung juga aktif sebagai guru non formal yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.

DI Yogyakarta: Dilla Fadiela

Sarjana Ilmu Komunikasi dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini pernah mendapatkan penghargaan Best National Costume dalam kompetisi Wajah Femina 2016. Dilla juga aktif dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat berupa batik alam sibori yang dilakukan bersama para perajin batik dan wanita di Gunung Api Purba.

Jawa Timur: Alshya Sekar Amaranggana Wibowo

Aishya yang berusia 21 tahun ini masih tercatat sebagai Mahasiswi Ilmu Komunikasi dari Universitas Negeri Surabaya. Perempuan kelahiran Surabaya tersebut pernah aktif sebagai Duta Wisata Guk dan Yuk Sidoajo serta Duta Wisata Raka Raki Jawa Timur.

Bali & Nusa Tenggara

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

Bali: AAA Mirah Cynthia

Mahasiswi Pariwisata Universitas Udayana Bali ini lahir di Denpasar pada 13 April 1997. Mirah tergabung dalam organisasi Duta Endek Denpasar yang fokus memperkenalkan kain tenun khas Bali.

Nusa Tenggara Barat: Baiq Lukita Kiranaputri

Perempuan 20 tahun ini masih tercatat sebagai mahasiswi hukum di Universitas Mataram. Ia pernah menjadi Duta Pariwisata di daerahnya dan juga pernah diangkat sebagai Duta Narkoba dan Dedare Kota Mataram 2016.

Nusa Tenggara Timur: Melati Thabita Kirana

Mahasiswi Pariwisata di Politeknik Negeri Kupang ini aktif sebagai presenter di salah satu stasiun televisi lokal di Nusa Tenggara Timur. Ia merupakan Puteri Pariwisata Kota Kupang dan bertugas sebagai Duta Wisata NTT pada tahun 2017.

Kalimantan

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

Kalimantan Barat: Wilda Octaviana Situngkir

Mahasiswi Pertanian Universitas Panca Bakti Pontianak ini merupakan salah satu finalis dalam ajang Miss Earth Indonesia 2017. Ia tergabung dalam Dapur Teater Pontianak serta Paduan Suara Serenada Pontianak.

Kalimantan Selatan: Putri Intan Kasela

Perempuan 20 tahun yang masih tercatat sebagai mahasiswi Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Kalimantan ini merupakan Purna Paskibraka Indonesia tingkat Provinsi di tahun 2014. Putri juga aktif melakukan kegiatan sosialisasi Sapta Pesona di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Kalimantan Tengah: Episcia Puspita

Lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini telah bermimpi bisa berada di panggung Puteri Indonesia sejak kecil. Ia pernah menjadi Putri Pariwisata Kota Palangkaraya pada tahun 2011. Ia juga pernah dinobatkan sebagai Putri Citra Indonesia Kalimantan Tengah pada tahun 2011.

Kalimantan Timur: Cahaya Nur Hikmah

Mahasiswi jurusan sastra Inggris di Universitas Balikpapan ini memiliki hobi menari, traveling, dan modeling. Perempuan 21 tahun ini merupakan Purna Paskibraka Balikpapan tahun 2011 dan Miss Balikpapan Tourism Ambassador 2013.

Kalimantan Utara: Desti Ayu Damayanti

Model yang gemar otomotif ini merupakan Purna Paskibraka Indonesia Kalimantan Timur 2012. Hingga saat ini, perempuan kelahiran Balikpapan, 26 Desember 1996 ini masih senang mengendarai motor kesayangannya.

Sulawesi

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

Sulawesi Selatan: Adlina Nadhila Maharani

Perempuan kelahiran Denpasar, 14 Juni 1995 ini merupakan mahasiswi hubungan internasional dari Universitas Bina Nusantara. Kecintaannya pada dunia kecantikan membuat Adlina menekuni profesi sebagai make up artist. Ia pun sedang merintis bisnis clothing line sendiri.

Sulawesi Barat: Humaera Husnul Hotimah

Mahasiswi Pariwisata dari Politeknik Pariwisata Negeri Makassar ini pernah dinobatkan sebagai Duta Olahraga 2017 dan Indonesia Top Model 2017. Humaerah yang lahir pada 14 Oktober 1997 tersebut telah terjun ke dunia modelling karena postur badan yang ideal.

Sulawesi Tenggara: Diviayu Catur Wulandari

Perempuan kelahiran Unaaha, 5 Maret 1996 ini merupakan mahasiswi ekonomi di Universitas Haluoleo. Diviayu pernah menjadi Runner-up 1 dalam kontes Putri Pariwisata Sulawesi Utara 2015. Ia juga pernah mendapatkan Runner-up 1 dalam ajang Putri Kemilau Sulawesi Indonesia 2016.

Sulawesi Tengah: Sinar Wulandari

Mahasiswi Majemen Bisnis Universitas Pramitha Indonesia ini merupakan pemenang dalam ajang Top Model Palu  tahun 2012. Perempuan yang bekerja sebagai pramugari ini juga pernah menjadi Top 10 Female dalam ajang pemilihan Gading Model Search 2017.

Sulawesi Utara: Stevany Carolin Tanjaya

Nona Manado 2016 ini merupakan karyawati yang lahir di Palu, 4 Maret 1993. Stevany pernah menjadi juara 1 lomba Maengket dalam acara International Festival Malesung pada tahun 2014. 

Gorontalo: Stefanny Sutedjo

Perempuan kelahiran Ujung Pandang, 21 Juni 1998 ini masih tercatat sebagai mahasiswi kebidanan di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. Selain sibuk kuliah, ia juga bekerja sebagai model dan pernah menjadi Putri Pariwisata Kota Makassar pada tahun 2016.

Indonesia Timur

Mengenal Para Finalis ‘Pemilihan Puteri Indonesia 2018’

Maluku Utara: Leinda Mellisa Wattimena

Perempuan kelahiran Ambon, 14 Mei 1998 ini pernah menjadi juara 1 dalam kompetisi Putri The Natsepa 2014. Saat ini Leinda masih tercatat sebagai mahasiswi jurusan ilmu pariwisata yang juga aktif memperkenalkan budaya Maluku.

Maluku: Fifiyana A. Yusuf

Fifiyana merupakan perempuan yang lahir di Ternate pada tanggal 4 Juli 1997. Perempuan lulusan kebidanan ini pernah menjadi Runner-up 1 dalam kompetisi Jojan Legugam Makassar 2015 dan pernah menjuarai Fashion Batik & Gaun Pesta 2017.

Papua Barat: Liberty Chelsea Anny Rumbruren

Perempuan kelahiran Biak, 27 September 1993 ini pernah menjadi juara harapan III dalam kompetisi Putri Pantai Papua Barat. Saat ini ia masih tercatat sebagai mahasiswi jurusan hubungan internasional di Universitas Kristen Indonesia.

Papua: Yuliana Pitornela Fonataba

Mahasiswi teknik sipil di Universitas Atma Jaya Yogyakarta ini merupakan pemenang dalam kompetisi Jogja Model Hunt 2017. Ia juga pernah dinobatkan sebagai Duta Muda ASEAN Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri.

—Rappler.com

Topic:

Just For You